Buntil daun singkong has cirebon

Buntil ini makanan has orang cirebon. Di sebut buntil karena memang prosesnya di buntel (di iket) dalam iketan buntil itu ada kombinasi teri dan kelapa parut. Emmmm pokoknya enak banget. Bisa di padu dgn daun pepaya biar makin sedep. Ikuti sesuai selera ajah yahh... Kali ini aqu buatnya pyur daun singkong biar simpel ajah...😊

πŸ“Š Sedang πŸ‘οΈ 2 dilihat
πŸ‘¨β€πŸ³ Mulai Masak
Buntil daun singkong has cirebon

Bahan-bahan

6 porsi
  • 1 iket daun singkong
  • 50 g teri medan
  • 6 tali (aqu pakai tulangnya daun pisang)
  • 50 g kelapa parut
  • 1 sachet Santan instan atau 1 liter air santan
  • 80 g bawang merah
  • 15 g bawang putih
  • 15 g kemiri
  • 1/2 sdt ketumbar
  • 1/2 sdt lada kasar / bubuk
  • 1 ruas kunyit
  • 1 ruas jahe
  • Irisan bawang merah untuk di goreng di awal sebelum menumis bumbu halus
  • 1 helai serai ukuran kecil
  • 1 ruas lengkuas
  • 3 lembar daun salam
  • Secukupnya garam
  • Secukupnya penyedap
  • Secukupnya gula pasir

Langkah-langkah

  1. Rebus daun singkong beri garam secukupnya saja. Rebus sampai empuk Β± 15-20 menit. Tunggu sampai dingin lalu peras.

  2. Campur teri dengan kelapa parut kemudian tambahkan sedikit gula aduk sampai rata. Tidak perlu garam karna terinya sudah asin.

  3. Bagi menjadi 5 atau 6 bagian daun singkong yg udh di peras. Lalu masing2 pipihkan. Taro di atasnya campuran teri dan kelapa parut, kemudian tutup sampai rapat dan tidak terlihat bisa dengan cara di kepal-kepal supaya lebih kencang dan tidak mudah lepas. Lalu ikat dengan tali dari berbagai arah sampai buntil terlilit semua.

  4. Panaskan wajan. Masukan minyak, garam, goreng stengah layu irisan bawang merah, kemudian masukan bumbu halus dan bumbu cemplung, tumis sampai harum dan bumbu saling menyatu.

  5. Terahir tuang air dan masukan buntil juga santan. Tutup sebentar sekitar 5 menit. Masak pakai api sedang. Setelah itu tambahkan penyedap dan gula. Cek rasa dan matikan api.

Sumber: Cookpad Indonesia oleh Muflikhatin

⭐ Beri Rating

β˜†β˜†β˜†β˜†β˜†

πŸ’¬ Komentar

Memuat komentar...