Chiffon Labu Kuning dengan Tepung Beras & Tepung Sorghum
Masih banyak stok tepung gluten free, maka kunjungan berikutnya, jatuh ke resep mbak @elia_wahid https://cookpad.com/id/resep/16709397 Ubi cilembu saya ganti dengan labu kuning. Dan metode pembuatannya, saya buat seperti chiffon cake. Maksud hati , mau dibuat berlapis ala topo map cake, tapi karena kurang persiapan, hasilnya pun ga proporsional π π Tapi eksperimen chiffon kali ini sukses besar! Campuran tepung beras sama sorghumnya bikin rasa kuenya clean banget, nggak kalah sama terigu. Teksturnya super lembut, fluffy, dan melt-in-the-mouth. Walaupun agak sedikit lebih rapuh, tapi justru itu yang bikin tiap gigitannya terasa enteng banget. Wajib coba buat yang lagi cari alternatif sehat tapi tetep enak! Ahh β¦ bakal jadi resep favorit keluarga ini sihhh ππ #ChiffonLingga #GlutenFreeLingga #BIRPLETOK_EliaWahid #CINTE_FavoritKeluargaku #CookpadApron2026 #FavoritKeluargaku #CookpadCommunity_Jakarta

Bahan-bahan
- 100 g Labu kuning kukus dan halus
- 4 butir Kuning telur
- 80 ml Santan (santan kemasan 65ml + air 20ml)
- 40 ml Minyak kelapa
- 45 g Tepung beras
- 45 g Tepung sorghum
- 1/2 sdt Baking powder
- 1/4 sdt Bubuk kayu manis
- 1/2 sdt Vanili bubuk
- 4 butir Putih telur
- 1/4 sdt Garam
- 65 g Gula aren bubuk
- 1 sdm Coklat bubuk
Langkah-langkah
Haluskan labu, campur dengan kuning telur, santan dan minyak, aduk rata.
Tambahkan tepung beras, tepung sorghum, vanili, baking powder, dan kayu manis bubuk. Aduk rata.
Saya menggunakan tepung sorghum ini.
Meringue : Kocok putih telur dan garam hingga mengental, masukkan gula aren bubuk 3 tahap, kocok sampai soft peak.
Campurkan adonan putih telur ke adonan kuning secara bertahap, aduk lipat perlahan.
Untuk membuat motif: Tuang sebagian adonan ke loyang chiffon, taburi coklat bubuk di atasnya, lalu tuang sisa adonan. Hentakkan loyang perlahan.
Panggang suhu 175Β°C selama 15 menit, lanjutkan 35 menit di suhu 150Β°C.
Setelah tes tusuk dan cake matang, segera balik loyang dan diamkan sampai 3 jam, tujuannya supaya cake tidak kempes. Sisir perlahan tepian cake dengan pisau tipis yang tajam, keluarkan cake dan siap disajikan.
Labu kuning itu punya kadar air dan serat yang tinggi. Saat dipanggang, kelembapan dari labu ini berubah jadi uap yang mencari jalan keluar, sehingga membentuk pori-pori yang lebih besar dan terlihat "berongga" dibanding kalau pakai ubi yang teksturnya lebih padat. Dan karena nggak ada gluten yang "mengikat" rapat pori-porinya, struktur udaranya jadi lebih bebas berekspansi. Hasilnya, cakenya kelihatan sangat airy (berudara) dan ringan banget.
Memuat komentar...