Klepon

Klepon memiliki akar sejarah yang kuat di tanah Jawa dan telah menjadi bagian dari kuliner Nusantara sejak berabad-abad lalu. Secara filosofis, klepon melambangkan kesederhanaan dan keramahan. Bentuknya yang bulat melambangkan tekad yang bulat, sementara isian gula merah yang tersembunyi melambangkan kebaikan hati yang harus dirasakan langsung, bukan hanya dilihat dari luar. Menariknya, di wilayah Sumatera dan Semenanjung Malaya, kudapan ini lebih dikenal dengan nama Onde-onde, yang sering kali membingungkan wisatawan karena di Jawa, Onde-onde merujuk pada bola ketan goreng bertabur wijen. Pada tahun 1950-an, klepon diperkenalkan secara luas di Belanda oleh imigran Indonesia dan menjadi salah satu hidangan pembuka yang populer di restoran-restoran bergaya Indisch. Hingga kini, klepon tetap menjadi simbol identitas kuliner tradisional yang sangat dicintai, bahkan sering digunakan dalam berbagai upacara adat sebagai pelengkap sesaji yang bermakna manisnya kehidupan.

📊 Sedang 👁️ 1 dilihat
👨‍🍳 Mulai Masak
Klepon

Bahan-bahan

25 porsi
  • 250 g r Tepung Beras Ketan
  • 50 g r Tepung Beras
  • 200 ml Air hangat (campur dengan sari daun suji dan pandan)
  • 1/2 sdt Garam
  • 150 g r Gula Merah/Aren (sisir halus)
  • 150 g r Kelapa Parut
  • 2 lembar Daun Pandan
  • 1/2 sdt Garam

Langkah-langkah

  1. Campur kelapa parut dengan garam dan daun pandan. Kukus selama 10 menit agar kelapa tidak mudah basi. Sisihkan di piring datar.

  2. Dalam wadah, campur tepung ketan, tepung beras, dan garam. Tuangkan air hangat (yang sudah diberi warna hijau) sedikit demi sedikit sambil diuleni ringan hingga adonan kalis, elastis, dan bisa dibentuk.

  3. Ambil sedikit adonan (sekitar 10-12 gr), bulatkan lalu pipihkan. Beri sedikit sisiran gula merah di tengahnya. Tutup rapat dan bulatkan kembali hingga benar-benar mulus tanpa retakan. Pastikan saat membulatkan adonan tidak ada bagian kulit yang tipis atau retak. Jika ada celah kecil, gula merah akan keluar saat direbus dan air rebusan masuk ke dalam, membuat klepon menjadi hambar.

  4. Didihkan air dalam panci besar yang diberi selembar daun pandan. Masukkan bola-bola klepon ke dalam air mendidih.

  5. Masak hingga klepon mengapung ke permukaan. Setelah mengapung, biarkan selama 1-2 menit tambahan agar gula merah di dalamnya benar-benar mencair sempurna.

  6. Angkat klepon menggunakan tirisan, lalu langsung gulingkan ke dalam parutan kelapa kukus hingga seluruh permukaannya tertutup rata.

Sumber: Cookpad Indonesia oleh Nina Fadhilah

⭐ Beri Rating

💬 Komentar

Memuat komentar...