Mini Donat Pakcoi (Hidden Vegetables)
Pasti sudah pernah nyobain donat kentang dan madu kan? Donat labu juga sering kita temui ya. Tapi bagaimana dengan donat pakcoi? Pernah dengar? Pernah mencicipi? Kalau belum, cobain deh bikin. Anak-anak suka banget. π Donat merupakan jajanan klasik yang sering kita jumpai. Baik itu di pasar tradisional maupun di kafe terkenal. Kudapan satu ini memang terkenal nikmat, mudah dibuat, dan cocok dipasangkan dengan kopi hangat. Donat buatan sendiri tentu jauh lebih sehat dari donat yang dijual di pasaran. Bahan yang digunakan bisa diatur sesehat mungkin dan disesuaikan dengan kebutuhan serta selera keluarga. Namun, tetap saja, sesehat apa pun, donat tetap makanan olahan. Jadi batasi konsumsinya ya. Cukup sesekali saja. Donat merupakan kudapan favorit anak-anak saya. Saking senangnya mereka dengan roti yang digoreng ini, begitu matang langsung minta makan. π Jadi, maafkan ketidakestetikan hasil fotonya ya. Karena donatnya masih hangat sudah ditaburi gula. π Kali ini saya mencoba membuat donat dengan kandungan pakcoi. Saya suka menyelipkan sayuran di donat yang saya buat. Sebelumnya saya pernah membuat bomboloni wortel. Resep saya lampirkan. Kali ini giliran pakcoi yang jadi bahan percobaan. π€ Tekstur donat bukan yang airy atau ringan, tetapi padat berisi ya. Supaya kenyang makannya. π This is how I made it and what you'll need if you decide to recook it. π #CINTE_FavoritKeluargaku #CookpadApron2026 #FavoritKeluargaku #CookpadCommunity_Jakarta

Bahan-bahan
- 1 bonggol pakcoi, cuci bersih, potong-potong
- 250 g r + secukupnya tepung terigu protein tinggi
- 4 g r ragi instan
- 1 g r bread improver (bisa diskip)
- 15 g r susu bubuk
- 50 g r gula pasir
- 1 butir kuning telur
- 50 ml air dingin + secukupnya
- 30 g r margarin
- 3 g r garam
- Secukupnya minyak goreng untuk menggoreng
- Secukupnya gula halus untuk taburan
Langkah-langkah
Masukkan pakcoi dan 50 ml air dingin ke dalam blender. Blender sampai halus. Setelah halus, masukkan ke gelas ukur. Tambahkan secukupnya air sampai 125 ml. Masukkan ke dalam freezer.
Di dalam wadah, masukkan terigu, ragi, bread improver, susu bubuk, gula pasir, dan kuning telur. Aduk rata. Tambahkan jus pakcoi yang sudah dingin sedikit demi sedikit sambil diaduk.
Setelah tercampur rata, tambahkan margarin dan garam. Ulen menggunakan tangan sampai adonan kalis. Jika menggunakan mixer, kocok dengan mixer berkecepatan tinggi sampai adonan kalis. Tips: setiap 5 menit, istirahatkan mixer agar tidak overheat.
Setelah adonan kalis, masukkan ke wadah yang sudah ditaburi terigu. Tutup adonan dengan kain lembab dan diamkan selama 20 menit.
Kempeskan, lalu bagi-bagi adonan dan timbang 20 gr masing-masing. Rounding dan bentuk donat. Tata di loyang dengan diberi jarak. Tutup kembali dan biarkan selama 1 jam atau hingga mengembang 2x lipat. Mohon maaf, saya masih belajar membentuk donat jadi bentuknya masih tidak karuan karena tidak pakai cetakan. π π
Panaskan minyak banyak dengan api kecil. Masukkan adonan yang sudah mengembang ke dalam wajan. Goreng hingga bagian bawah kecokelatan, balik, goreng kembali hingga bagian bawah kecokelatan.
Angkat, tiriskan. Tunggu hingga donat dingin.
Setelah dingin, taburi gula halus. Sajikan.
Resep donat wortel di sini ya.
Memuat komentar...