Nastar Basah Bisa Pake Palmia Royal
Nastar basah: teksturnya moist, lembut, dan sedikit lembab. Sesuai namanya, nastar = ananas tart, bukan ananas cookies. Jadi aslinya memang lebih ke arah tart yang lembut, bukan kue kering yang seret dan kriuk. Selama puluhan tahun bikin nastar selalunya dibuat kering, meski tetap bisa lumer dan lembut, tapi penasaran dengan versi basahnya. Ternyata begitu dicoba, ya Alloh selembut itu, sewangi itu, seenak itu. Digigit sekali langsung paham kenapa ini disebut tart, bukan sekadar kue kering. Minusnya cuma satu: karena dia versi basah, kalau disimpan di suhu ruang jadi nggak tahan lama. Tapi ya sudahlah. Bikin nastar itu kan buat dimakan, bukan buat pajangan di lemari kristal. Lagian kalau rasanya enak begini, satu toples juga nasibnya sama: ludes sebelum sempat jamuran. Well then, kalau mau stok awet lebih lama, simpan saja di chiller dan kemas rapat supaya kualitas kuenya tetap terjaga. Dan yang kepo sama rasanya, gas bikin. Siap-siap saja: niatnya buat suguhan Lebaran, yang ngabisin malah penghuni rumah duluan 😅

Bahan-bahan
Langkah-langkah
-
Campurkan duo tepung. Kukus tepung dengan api sedang sekitar 15 s.d 20 menit atau hingga menggumpal. Angkat, dan tempatkan di atas Loyang. Ratakan. Biarkan dingin. Ayak, sisihkan.

-
Di dalam chopper atau blender, masukkan duo lemak yaitu mentega dan butter-margarine. Tambahkan kuning telur matang, vanilli bubuk, dan gula. Proses sampai kuning telur hancur. Tempatkan di dalam baskom.

-
Setelah itu masukkan tepung secara bertahap. Sampai adonan bisa dipulung. Ok sekarang adonan siap dicetak, pastikan selama mencetak adonanya itu selalu ditutup, biar gak rawan kering.

-
MENYIAPKAN ISIAN NASTAR |Ambil secukupnya selai nanas. Gunakan sendok takar ukuran 1 sdt atau sekitar 5 g. Lalu isi dengan selai nanas, sebagai acuan. Lalu pulung bulat-bulat. Berat per bulatan sekitar 5 g. Buat sekitar 127 bulatan, atau sampai adonan habis.

-
MEMBENTUK NASTAR | Agar tidak perlu ditimbang, gunakan sendok takar ukuran 1 sdt. Ambil secukupnya adonan dan masukan ke dalam sendok takar hingga adonan penuh. 1 sdt adonan sampai agak munjung dikit itu setara dengan sekitar 6 g. Ok, selanjutnya isi dengan selai nanas yang sudah dibulatkan tadi. Tutup dan bulatkan. Lakukan sisanya hingga habis. Jangan lupa tata di atas Loyang. Satu resep jadi sekitar 127 buah nastar.

-
BAKING TIME | Panaskan oven 15 menit di suhu 150°C, api atas bawah. Lalu panggang di rak Tengah. Jika nastarnya dibuat versi basah, maka panggang di rak Tengah, dengan api bawah di suhu 110 dercel, dan untuk api atas gunakan suhu 120 dercel selama 15 s.d 20 menit. Intinya panggang asal sampai memutih dan berubah warna, asal matang ringan gak yang sampai kering apalagi sampai coklat [jadi nastar kering nanti].

-
Karena ini jenis nastar basah, maka ketika memanggang, dipanggangnya itu asal sampai nastar berubah warna, jadi bagian bawah tidak perlu sampai coklat. Setelah matang, segera angkat.

-
Sementara jika ingin dibuat nastar versi kering atau nastar pada umumnya maka panggang hingga matang tanak, hingga di bagian bawah nastar itu sudah kuning kecoklatan. Durasinya itu biasanya lebih lama yaitu sekitar 25 s.d 30 menit, sambil dipantau suhunya.
Biarkan nastar dingin, baru selanjutnya kita oles dengan bahan olesannya.

- Oles secara merata. Jika dirasa masih kurang medok, kita bisa mengoles 2 kali. Jika ingin dipoles 2 kali, setelah olesan pertama, tunggu sekitar 15 menit. Kemudian oles Kembali hingga rata.
-
Setelah itu diamkan minimal 10 menit. Lalu panaskan Kembali oven. Lalu panggang nastar. Panggang di rak Tengah, di suhu 140 °C selama 5 s.d 7 menit, atau hingga polesan nastar yang tercecer di dasar Loyang itu menjadi kering dan matang. Setelah itu angkat. Biarkan hingga dingin.

-
Setelah dingin, kemas nastar sesuai selera. Atau agar nastar awet saat disimpan, sebelum dikemas, sebaiknya parkir nastar di dalam box donat, dengan kondisi tertutup selama semalaman. Setelah itu, nastar boleh dikemas, sesuai selera.

-
Nastar yang dipanggang matang luar dalam, dan menggunakan selai dengan kualitas bagus, dan dikemas dalam kondisi benar-benar dingin, dengan cara diparkir terlebih dahulu juga dikemas dengan higenis, insyaAlloh bisa tahah enak, dan bebas tengik hingga 15 s.d 30 hari saja. Karena ini jenis nastar basah, jadi ketahannya memang singkat.

-
Sementara jika dibuat nastar versi kering, atau dipanggang hingga bawahnya kuning kecoklatan. Maka umur simpannya itu cenderung lebih lama yaitu sekitar 3 s.d 6 bulan di suhu ruang, #CATAT

💰 Estimasi Harga
Rp 33.637
Rp 8.409/porsi
~Rp 67.274 dari beli jadi!
📋 Rincian Harga Bahan (60% bahan terdeteksi)
| Bahan | Jumlah | Subtotal |
|---|---|---|
| BAHAN-BAHAN | - | - |
| 👉300 g atau setara dengan 20 sdm Tepung Protein rendah atau Sedang | 300 g | Rp 3.600 |
| 👉50 g atau setara dengan 3 sdm Maizena | 50 g | Rp 2.667 |
| 👉2 Kuning Telur rebus | - | - |
| 👉30 g atau setara dengan 2 sdm Gula Halus | 30 g | Rp 480 |
| 👉50 g Susu Bubuk | 50 g | Rp 777 |
| 👉½ sdt Vanilli bubuk | - | - |
| 👉100 g Mentega HJ Wijsman atau West gold | 100 g | Rp 7.500 |
| 👉150 g Butter margraine Palmia Royal atau merek lain. Atau bisa diganti dengan butter Anchor atau Golden churn. Atau pake mentega RBS yang lebih terjangkau | 150 g | Rp 11.250 |
| filling | - | - |
| 👉Secukupnya selai nanas | 5 g | Rp 56 |
| bahan egg wash | - | - |
| 👉4 butir Kuning telur Ayam | 4 butir | Rp 6.720 |
| 👉2 sdm Minyak goreng | 2 sdm | Rp 587 |
| 👉1 sdt SKM | 1 sdt | - |
*Harga pasar perkiraan, bisa berbeda di daerah Anda
Asisten Resep
Tanyakan apa saja tentang resep ini
Komentar
Memuat komentar...