Resep Roti Hamburger (Lembut!)
Resep roti hamburger ini super mudah dibuat dengan bahan-bahan pantry biasa, dan hasilnya roti gulung LEMBUT yang tetap empuk!
Foto: The Woks of Life
Bahan-bahan
- 1 2/3 cup whole milk ((at room temperature))
- 1 large egg ((at room temperature))
- 3 tablespoons gula
- 4 cups all-purpose flour
- 1 tablespoon active dry yeast or instant yeast
- 1 1/2 teaspoons garam
- 2 tablespoons sesame seeds ((optional))
Langkah-langkah
-
Dalam mangkuk mixer berdiri yang dilengkapi dengan pengait adonan, tambahkan bahan-bahan dengan urutan sebagai berikut: susu, telur, gula, tepung serbaguna, ragi, dan garam. Nyalakan mixer untuk “mengaduk”, dan uleni selama 15 menit, sesekali hentikan mixer untuk menyatukan adonan. Jika adonan menempel di sisi mangkuk, tambahkan sedikit tepung sebanyak 1 sendok makan sekaligus sampai adonan terlepas dari sisinya (adonan harus menempel di dasar mangkuk, bukan di bagian samping). Jika mencampur dan menguleni dengan tangan, perpanjang waktu menguleni 5-10 menit.
-
Selanjutnya tutup adonan dengan handuk basah, letakkan di tempat hangat hingga adonan mengembang dua kali lipat (sekitar 1-2 jam). Periksa pada tanda 1 jam, karena Anda tidak ingin adonan menjadi terlalu kedap air. (Kami ingin menguji adonan dalam microwave tertutup dengan segelas air yang baru saja direbus di sebelahnya.)
-
Sementara itu, tambahkan biji wijen ke dalam mangkuk kecil berisi sedikit air. Kemudian saring menggunakan saringan bertautan halus. Buang sisa airnya, lalu pindahkan ke mangkuk sedang atau piring dangkal (cukup besar untuk menampung satu bola adonan dengan nyaman). Menyisihkan.
-
Setelah adonan mengembang dua kali lipat, masukkan kembali ke dalam mixer dan uleni lagi dengan kecepatan rendah selama 5 menit untuk menghilangkan gelembung udara. Kemudian pindahkan adonan ke permukaan yang sudah ditaburi sedikit tepung, dan potong menjadi 10 bagian sama besar (masing-masing sekitar 100-110g). Bagilah adonan menjadi 12 bagian yang sama jika Anda ingin roti yang sedikit lebih kecil, atau 20 bagian yang sama jika Anda ingin roti slider.
-
Ambil bola adonan, dan uleni dengan tumit tangan Anda sekitar belasan kali untuk menghilangkan lebih banyak gelembung udara. Kemudian bentuk menjadi bola, pastikan bagian atasnya sehalus yang Anda bisa. Kemudian turunkan sisi halus ke atas biji wijen, tepuk-tepuk adonan ke dalam biji wijen agar merata dalam satu lapisan.
-
Tepuk-tepuk biji wijen ke dalam adonan, bentuk kembali perlahan sesuai kebutuhan agar tetap berbentuk bola bulat. Letakkan di atas loyang yang tidak diberi minyak. Ulangi dengan sisa bola adonan, beri jarak sekitar 2 inci (5 cm). (Saat dipanggang, tidak apa-apa jika ujungnya sedikit bersentuhan, karena Anda dapat dengan mudah memisahkannya.)
-
Selanjutnya, tutupi bola-bola adonan dengan handuk dapur kering untuk pemeriksaan kedua. Buktikan di konter selama 30-60 menit, hingga ukuran roti bertambah 1,5x.
-
Saat roti hampir selesai diperiksa, letakkan rak di tengah oven, dan panaskan terlebih dahulu hingga 350° F/175°C. Panggang selama 15 menit, atau sampai berwarna cokelat keemasan (jika membuat roti lebih kecil, kurangi waktu memanggang seperlunya beberapa menit). Keluarkan dari oven dan dinginkan sebelum dipotong.
Estimasi Nutrisi (per porsi)
Makronutrien
*AKG = Angka Kecukupan Gizi berdasarkan diet 2.000 kalori
💰 Estimasi Harga
📋 Rincian Harga Bahan (43% bahan terdeteksi)
| Bahan | Jumlah | Harga Satuan | Subtotal |
|---|---|---|---|
| whole milk | 0.3333333333333333 cup | - | - |
| large egg | 1 | - | - |
| gula | 3 tablespoons | Rp 16.000/kg | Rp 4.800 |
| all-purpose flour | 4 cups | - | - |
| active dry yeast or instant yeast | 1 tablespoon | Rp 3.500/bungkus | Rp 618 |
| garam | 0.5 teaspoons | Rp 5.000/250g | Rp 1.000 |
| sesame seeds | 2 tablespoons | - | - |
*Harga pasar perkiraan, bisa berbeda di daerah Anda


















Memuat komentar...